Alfi Hilda Hidayat, Rela Resign Putuskan Buka Rumah Makan

BAGI sebagian orang, tentu tidak mudah untuk memutuskan keluar dari zona nyaman sebagai pegawai dengan posisi yang banyak didambakan setiap orang. Tetapi tidak demikian halnya dengan Alfi Hilda Hidayat, dengan tekad bulat dia memutuskan sebagai seorang entrepreneur. Yakni kurang dari sebulan lalu, memulai usaha dengan membuka cabang baru Rumah Makan (RM) Ikan Bakar Wa Nyai di Kota Cilegon, yang berlokasi strategis di Jalan Raya Merak, Rawa Arum, Lingkungan Tegal Wangi, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Wa Nyai sendiri adalah panggilan akrab ibunya yang diambil sebagai brand rumah makannya.

Naluri bisnisnya memang sudah terbentuk dan terasah dari kedua orangtuanya yang terlebih dahulu mengembangkan usaha serupa di lokasi wisata Sawarna, Kabupaten Lebak.

Bagi Alfi, Cilegon sebenarnya bukanlah kota yang baru, karena selepas SMA, dia melanjutkan jenjang kuliah D-3 di LP3i Cilegon dan mengambil gelar kesarjanaan di STIE Dwi Mulya Serang. Lulus kuliah, Alfi bekerja di Politeknik PGRI Banten Cilegon selama dua tahun, dan terakhir tercatat sebagai Secretary of Such Director di PT. Tenaris SPIJ, salah satu perusahaan pipa oil & gas di Cilegon dengan masa kerja dua tahun pula. “Pertama memutuskan resign (dari PT. Tenaris SPIJ-red) memang sangat berat, tetapi tekad sudah bulat. Dan kebetulan ini memang usaha keluarga yang sudah 10 tahun dikelola orangtua di Sawarna yang harus dikembangkan dengan membuka cabang,” cerita Alfi kepada LocalNews.co.id, Kamis (25/6/2020).

Bagi anak kedua dari dua bersaudara ini, membuka usaha kuliner adalah menjadi tantangan tersendiri yang harus dijalankan secara fokus. “Ketika saya memutuskan untuk berhenti bekerja, maka harus fokus dengan aktivitas baru mengelola rumah makan dan mengembangkan usaha,” kata perempuan berkerudung yang murah senyum.

Dipilihnya Kota Cilegon, karena bagi perempuan kelahiran Sukabumi, 5 Juli 1993, sebagai daerah atau rumah keduanya setelah bertahun-tahun tinggal di kota ini. Dan dia melihat prospek usaha, khususnya rumah makan yang masih terbuka lebar. ”Sebagai kota industri, saya optimistis Cilegon akan terus berkembang, dan saya melihat peluang ini sebagai potensi bisnis yang harus dimanfaatkan secara maksimal,”Alfi beralasan. (abyan-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *