Cegah Penyebaran Covid-19, PMI Cilegon Siapkan 6.000 Liter Desinfektan

CILEGON,LOCALNEWS.CO.ID-  Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon telah membuat 6.000 liter cairan desinfektan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (COVID)-19, yang akan dibagikan ke kantor kelurahan, kecamatan, dan kantor-kantor pelayanan lainnya. Pembuatan desinfektan dilakukan di Sekretariat PMI Kota Cilegon, Perumnas Cibeber, Rabu (18/3/2020), yang dihadiri pengurus Forum Kota Sehat, PDAM-CM, dan Dinas Kesehatan Kota Cilegon sebagai pengarah agar komposisi pembuatan sesuai anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Seperti dijelaskan Ketua PMI Kota Cilegon, Abdul Hakim Lubis, pihaknya telah menyediakan 100 unit alat semprot dengan kapasitas 5 liter dan 220 unit jerigen berkapasitas 30 dan 20 liter untuk digunakan sebagai sarana penyemprotan. “Semoga bantuan ini bermanfaat dalam langkah pencegahan COVID-19, namun perlu kami disampaikan juga bahan-bahan (pembuat desinfektan-red) ini semakin langka di pasaran. Kita menyiapkan sebanyak 250 liter,” terang Lubis.

Desinfektan dibuat dengan menggunakan air dan campuran Natrium Hipoklorit (NaClO) yang terkandung pada bahan pemutih pakaian dengan komposisi yang telah ditentukan Kemenkes RI.

Di tempat yang sama, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cilegon, Evelyn Yolanda, mengatakan bahan pembuat desinfektan yang terkandung pada bahan pemutih pakaian ini dapat dengan mudah di warung-warung tradisional maupun minimarket.  Diharapkan, dengan adanya sistem seperti ini, masyarakat dapat dengan mudah memutus rantai virus penyebab penyakit, termasuk COVID-19. “Natrium Hipoklorit atau pemutih pakaian banyak dijual di supermarket maupun toko ritel kecil. Kita bisa membuat sendiri, enggak harus bergantung pada orang lain, Dinas Kesehatan atau PMI. Kita bisa buat sendiri kadarnya cuma 3 persen, kok. Bisa saya gambarkan, 3 persen itu 3 ml Bayclin (produk pemutih pakaian] dicampur dalam 100 ml air,” ujar Yolanda.

Selain desinfektan, masyarakat juga bisa membuat sendiri pembersih tangan atau hand sanitizer dengan bahan yang mudah ditemukan,  yakni alkohol 70 persen, glycerol (C3H8O3), air, aloevera (pelembab kulit), dan pewangi (sesuai selera). “Alkohol 70 persen itu kalau terkena kulit terus menerus membuat kulit kita kering, jadi aloevera sebagai pelembabnya,” bebernya. (*/abyan-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *