Cilamaya Cafe & Resto, Lokasi Kongkow Terkini di Jl. Purbaya Bendungan Cilegon

CILEGON,LOCALNEWS.CO.ID- Cilamaya Cafe & Resto, tempat kongkow terkini bagi kaum milenial di Kota Cilegon. Berada di lokasi strategis di Jalan Purbaya, Lingkungan Palas, Kelurahan Bendungan, Kota Cilegon, tepatnya persis di samping kantor Kelurahan Bendungan. Nama Cilamaya sendiri diambil dari nama wilayah di  wilayah Karawang, Jawa barat sebagai daerah asal pemilik kafe.

Cilamaya Cafe & Resto cocok sebagai destinasi kuliner bersama orang-orang terdekat, sahabat maupun keluarga sambil menikmati sajian menu makanan dan minuman yang dijamin tidak bakal menguras kantong.

Menu tersedia yang bisa dipilih adalah nasi ayam, nasi ikan, minuman seperti kopi Cilamaya dan Americano, dan sepesial kopi gula aren dari harga Rp 20 ribu- Rp 25 ribu. Harga menu makanan mulai dari Rp 13 ribu- Rp 150 ribu, seperti daging panggang dengan beratnya 1,5 kg untuk lima orang. Untuk makanan spesial, anda bisa mencoba empal gentong. “Kami ingin merubah imej kafe sebagai tongkrongan negatif menjadi tongkrongan yang positif, yang biasanya lampunya remang di sini kita buat suasana terbuka, lihat saja ruangannya juga serba transparan laksana aquarium,” jelas Rana Kabbani Adfa, Manajer Operasional Cilamaya Cafe & Resto, Jumat ( 18/06/2021)

Konsep ruang transparan berada di lantai bawah yang dilengkapi tempat bermain anak. “Sementara di lantai dua juga terdapat area terbuka yang langsung menghadap jalan raya, cocok bagi pengunjung yang lebih suka ruang terbuka atau out door,” jelas alumni UII jurusan event organizer (EO) ini. Lanjut Rana, Cilamaya Cafe & Resto buka operasional mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Ditambahkan Owner Cilamaya Cafe & Resto, Dedi, kafe yang didirikannya menyediakan lokasi tongkrongan anak muda atau keluarga. Untuk karyawan, Dedi memperkerjakan tenaga dari masyarakat sekitar, di antaranya adalah lulusan tata boga SMKN 3 Cilegon. “Ada sekitar 14 karyawan yang 80 persen kita rekrut dari warga setempat. Setidaknya mereka sudah teruji di sekolahnya jadi saya tidak lagi ngajari detail seperti sopan santun, cara masak dan lainnya,” ungkap Direktur PT. Radia Nusantara ini.

Bagi pria kelahiran tahun 1958 ini, berprinsip ingin terus berkarya dengan menjalankan usahanya, dan mempercayakan pengelolaan kafe kepada putri kesayangannya, Rana Kabbani Adfa. (hasidi-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *