Diawali dari Penauan Kubangsari, Disparbud Cilegon Tetapkan Desa Budaya

CILEGON,LOCALNEWS.id – Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kota Cilegon, Tini Suswatini, menjelaskan, pihaknya telah menetapkan Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, sebagai Desa Budaya. Secara resmi Desa Budaya ini di-launching pada tanggal 5 November lalu.   “Meski banyak aspek yang harus dibenahi, semua berproses, seperti keterlibatan dan partisipasi masyarakat. Mungkin ke depan Desa Budaya ini bisa menjadi desa tujuan wisata untuk dikunjungi banyak orang,” papar Tini kepada LocalNews.id, di ruang kerjanya, Rabu (13/11/2019).Banyak kegiatan yang bisa disaksikan di Desa Budaya seperti pertunjukan silat, debus, lukisan mural, bendrong lesung, dan lainnya.

Kata dia, wilayah Kecamatan Ciwandan merupakan daerah industri yang secara karakter emosional masyarakatnya berbeda dengan wilayah lain. “Dengan hadirnya Desa Budaya ini setidaknya diimbangi dengan rasa seni dan budaya secara karakter menjadi lembut,” terangnya.

Selanjutnya, di Lingkungan Penauan terdapat satu tokoh yang konsen dengan bidang seni budaya yakni Jamhari Sakti, salah satu penggagas golok besar khas Cilegon. Sekaligus pengelola Griye Budaya Perguruan Silat Beru Sakti dengan kesenian debus, patingtung, dan bendrong lesung, serta ahli pengobatan tradisional berlisensi Kemenkumham.

Lanjutnya, Desa Budaya digagas dan mulai dilakukan kajian oleh Disparbud sejak  tahun 2017. Hasil kajian menghasilkan beberapa rekomendasi seperti aset budaya yang masih terpelihara. Beberapa aspek yang dinilai adalah sejarah, situs peninggalan pra merdeka, bangunan asli arsitek masyarakat bukan peninggalan sejarah, dan dari beberapa aspek tersebut, aspek seni budaya itu yang dinilai paling tinggi berada di Ciwandan. “Kami berharap bisa terwujud satu Desa Budaya sebagai embrio di masing – masing kecamatan se-Kota Cilegon dan tentunya dengan kultur, keunikan yang berbeda sesuai kondisi kecamatan,” paparnya.

Karena kata Tini, setiap kecamatan mempunyai ciri khas, seperti Kecamatan Jombang dengan bangunan peninggalan sejarah rumah dinas walikota sebagai bangunan peninggalan Belanda. (hasidi-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *