Halal Bihalal, 10 Tahun FDKB Warnai Perjalanan Provinsi Banten

CILEGON,LOCALNEWS.id- Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten dan Keluarga Besar Forum Dzurriat Kesultanan Banten (FDKB), menggelar Halal Bihalal, di RM Bintang Laguna Cilegon, Minggu (30/6/2019).

Hadir Ketua Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten Tubagus A. Abas Wasee, Ketua DPW FDKB Provinsi Banten Tubagus Alam Nirmala, dan Ketua DPC FDKB se- Provinsi Banten. Abas Wasee yang merupakan keturunan ke- 12, mengatakan, FDKB berdiri sekitar sepuluh tahun lalu. “Alhamdulillah peran serta dari FDKB ini bisa mewarnai perjalanan Banten, dari beberapa pengurus ada pelaku juga sebagai pendirian Provinsi Banten. Peran serta personal FDKB di beberapa daerah cukup dikenal baik,” kata Abas Wasee.

Peran serta FDKB ini sangat dibutuhkan seperti halnya beberapa waktu yang lalu, ada yang sempat mengaku sebagai Sultan Banten hingga diuji di pengadilan. “FDKB maju di pengadilan agama, dan ia kalah, melakukan banding kemudian kasasi di Mahkamah Agung, kita masih menunggu hasilnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga trah, marwah, kemuliaan dan kehormatan Kesultanan Banten.  Kalau sudah turun, akan kita umumkan, ke depan tidak ada lagi orang yang mengaku sultan, karena sejak tahun 1808 Kesultanan Banten sudah terhapus makanya kami membangun lembaga pemangku adat Kesultanan Banten, kalaupun nanti kita kembangkan lagi kebangkitan kesultanan Banten, hanya sebagai simbol budaya,” bebernya.

Upaya lain yang sudah dilakukan FDKB adalah revitalisasi pembangunan kawasan Keraton Surosowan bersama Pemprov Banten. “Ke depan kalau masyarakat menghendaki menjadi sebuah daerah istimewa, kenapa tidak kami diberikan kesempatan menjadi sebuah daerah yang istimewa seperti halnya Aceh, namun saja ada beberapa proses yang kita lalui jangan sampai menabrak aturan perundang- undangan. Maksud kita baik tapi kalau menabrak undang – undang kita salah juga. Kita sedang melakukan pengutan internal sehingga adanya Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten ini menjadi satu kebanggaan masyarakat,” terangnya.

Ketua DPW FDKB Tubagus Alam Nirmala menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya bersama Pemprov Banten menggelar sayembara design Gedung Lembaga Pemangku Adat. “Dari 8 kabupaten/kota di Banten saat ini ada 7.000 orang yang bergelar Dzurriat yang didata secara online yang diteliti Badan Nasab Kesultanan Banten,” paparnya.

Sementara, Humas FDKB Tajudin mengatakan, Halal bi Halal sebagai wahana silaturahmi memperkuat ukhuwah Islamiyah dan internalisasi membangun tim kerja yang kompak dan efektif dalam mensukseskan program -program FDKB dan Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten. “Ke depan akan ada lagi kegiatan – kegiatan semacam ini agar apa yang menjadi tujuan kita bersama membnagun banten dapat tercapai,” pungkasnya.(hasidi-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *