HIPPI Banten Tegas: Libatkan Naker dan Pengusaha Lokal di Proyek PLTU Suralaya Unit 9-10

CILEGON,LOCALNEWS.CO.ID- Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Banten Syaiful Bahri, menegaskan, proyek strategis nasional pembangunan infrastuktur pembangkit PLTU Suralaya Unit 9 dan 10, Kota Cilegon, diharapkan bisa mengakomodasi atau menyerap tenaga kerja dan pengusaha lokal sedikitnya 80 persen. Diperkirakan, pengembangan pembangunan pembangkit berkapasitas 2x 1.000 Megawatt (MW) ini dapat menyerap tenaga kerja sekitar 10 ribu, sehingga diharapkan bisa menunjang perekomomian Banten yang berdampak pada peningkatan pendapatan daerah.

Syaiful meyakini, tenaga kerja lokal juga mampu untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di proyek tersebut. “Utamakan tenaga kerja lokal yang diawasi Disnaker. Hal ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Banten,” tegas Syaiful kepada LocalNews.co.id, Jumat (11/9/2020).

Selanjutnya kata dia, harus ada kesepakatan untuk melibatkan kepentingan pengusaha-pengusaha lokal. “Kalau dari luar semua apalagi tidak berdomisili hanya numpang usaha maka jangan harap kita dapat apa- apa, bahkan tenaga kerjanya pasti dari luar dan uangnya lari ke luar daerah. Harus ada ketegasan dari pemerintah daerah, jangan sampai ada imej orang Banten tidak bisa bekerja, orang Banten masih banyak yang memiliki kompetensi dalam persoalan proyek-proyek berskala nasional sekalipun” sambungnya.

Tegas Syaiful, jika ada sinergisitas positif antara kedua belah pihak maka secara langsung bisa meningkatkan kesejahteraan sosial untuk masyarakat lokal. “Kita akan teriak apa bila terjadi kemungkinan buruk kalau tenaga kerjanya dari luar,” Syaiful serius.

Kendati demikian pihaknya tetap mengingatkan, baik kepada jajaran pengusaha maupun masyarakat untuk tetap membekali diri dengan skill, mempersiapkan dan meningkatkan kompetensi mereka untuk memenangkan persaingan tersebut. “Kita juga akan bekerjasama dengan asosiasi lain seperti Kadin. Intinya, semua potensi-potensi lokal harus dilibatkan, baik tenaga kerja maupun pengusahanya,”tandasnya. (hasidi-LN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *