KKM Uniba di Binuang, Ajak Masyarakat Melek Hukum

SERANG,LOCALNEWS.CO.ID- Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Fakultas Hukum Universitas Bina Bangsa (Uniba), di Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Sabtu (15/08/2020), melakukan penyuluhan hukum bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini penting, dengan masih rendahnya kesadaran hukum terutama untuk menjaga ketertiban dan keamanan.  Dengan upaya meningkatkan kesadaran hukum ini diharapkan beberapa persoalan menyangkut gangguan Kamtibmas dan permasalahannya bisa teratasi.

Seperti dipaparkan Budi Ilham Maliki sebagai koordinator pembimbing mahasiwa, upaya memberikan kesadaran hukum terhadap masyarakat merupakan tanggung jawab bersama untuk mendorong kehidupan yang tertib dan harmonis sehingga tercapai percepatan pembangunan yang diselenggarakan pemerintah kecamatan/desa setempat.

Sementara, Sekmat Binuang, Dulfakar menyampaikan pentingnya masyarakat untuk taat dan sadar hukum atas legalitas dalam sebuah perjanjian. “Hal ini sebagai salah satu jalan meminimalisasi terjadinya sengketa dan konflik di masyarakat. Jika hal itu terjadi yang rugi masyarakat sendiri dan pembangunan yang sedang dilakukan di desa atau kecamatan bisa terhambat,” jelas Dulfakar.

Kegiatan ini menghadirkan pembicara Iron Fajrul Islami dan Malik Fatoni. Keduanya adalah akademisi, praktisi, sekaligus konsultan hukum.

Dalam paparannya Iron Fajrul Islami mengatakan, bahwa hukum hadir untuk mengatur tata laksana kehidupan masyarakat. “Kehadiran hukum bersifat konstitusional sebagai konsekuensi kehadiran adanya negara, pemerintahan kecamatan hingga desa. Kesejahteraan yang menjadi tujuan hidup manusia perlu diatur agar terjadi harmonisasi dan ketertiban di tengah kemajemukan. Sehingga kepentingan berbagai individu dalam kehidupan masyarakat dapat tercipta kerukunan,” beber Iron.

Terkait tema penyuluhan hukum ini “Penting Azas Legalitas dalam Sebuah Perjanjian” memberikan kesadaran dalam penyuluhan hukum ini agar masyarakat dapat melakukan apa pun untuk sadar dan taat hukum dalam menjalankan kehidupanya. Ketaatan asas dan kepatuhan hukum untuk menjaga hak dan kepemilikan secara baik. Ketika masyarakat taat hukum maka akan tercipta kehidupan yang harmonis dan selaras. Legalitas hukum atas beberapa kegiatan dan kepemilikan yang terjadi dalam sistem hukum di negara membantu bangsa ini dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang berkeadilan menuju sebuah kesejahteraan hakiki.

Senada diungkapkan Malik Fatoni, yang  menggaris bawahi atas beberapa persoalan yang banyak terjadi di masyarakat. Kata dia, kepatuhan atas aturan dan hukum mendorong manusia untuk hidup berkemajuan guna mencapai kesejahteraan sehingga tercipta keselarasan dan kesinambungan progam pembangunan yang sedang dilakukan di desa. “Taat hukum itu sebuah kewajiban hakiki jika masyarakat ingin menjalankan kehidupannya secara baik dan normal,” tegas Malik.

Ditambahkan, bahwa persolan legalitas dalam sebuah persekutuan/perjanjian atau kerja sama dapat membantu meminimalisasi konflik dan sengketa dalam ranah pidana dan perdata, sehingga nantinya jika hal ini terjadi kerugian besar terhadap pihak-pihak bersengketa, yakni ketika jalan perdamaian tidak tercapai.(*/abyan-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *