Komitmen PT. Alfa Diragukan, Warga Pulo Ampel-Bojonegara Ancam Hentikan Paksa Penambangan Jika Tak Serius

CILEGON,LOCAL1NEWS.ID-Polemik antara warga Pulo Ampel dan Bojonegara dengan PT. Alfa Granitama, terkait rencana perluasan penambangan perusahaan tersebut ke kawasan Gunung Gede dan Merdeka, belum selesai.

Warga masih belum yakin, PT. Afa Granitama melaksanakan komitmen untuk tidak melakukan perluasan penambangan ke wilayah Gunung Gede, karena sampai kini pimpinan tertinggi perusahaan belum mengkalrifikasi ke masyarakat langsung. Sebelumnya penyampaian tidak memperluas penambangan hanya dilakukan perwakilan perusahaan atas nama Salahudin pada pertemuan dan klarifikasi media, di Sekretariat LSM Gappura Banten, Minggu (14/10/2018) lalu.

Hingga kini warga masih menunggu ketegasan PT. Alfa Granitama untuk tidak memperluas penambangan ke wilayah Gunung Gede dan Gunung Merdeka, yang disampaikan pimpinan tertinggi perusahaan atau Direktur Utama perusahaan.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan konsolidasi internal warga Pulo Ampel dan Bojonegara yang difasilitasi Aliansi Wong Banten, di salah satu rumah makan di Cilegon, Rabu (24/10/2018). “Kami belum yakin karena mereka baru menyampaikan pada pihak manajemennya, akhirnya kami menemui direktur utamanya. Kepada pihak PT. Alfa Granitama harus segera melakukan klarifikasi, kami akan  kawal klarifikasi dan sosialisasi ulang dari PT. Alfa Granitama,” tegas Ketua LSM Gappura Banten Husen Saidan, yang mengikuti pertemuan.

Kata dia, jika perusahaan masih melakukan aktivitas penambangan maka pihaknya tidak segan melakukan penghentian paksa bahkan perlawanan. “Ini sesuai amanat undang – undang bahwa masyarakat berwenang melakukan itu (penghentian-red),” terangnya.

Ditambahkan Faedullah, Tim Advokasi Penyelamatan Gunung Gede dan Merdeka Pulo Ampel Bojonegara, bahwa pointer pertemuan dan klarifikasi media oleh PT. Alfa Granitama sebelumnya, adalah wan prestasi atau tidak melakukan sesuai kesepakatan, dan secara nyata telah mencederai gerakan menolak penambangan di wilayah regional Gunung Gede dan Merdeka. “Bahwa  gerakan yang kami lakukan secara legal administrasi. Dan aksi masa yang akan dilaksanakan secara menyeluruh dan tuntas sampai dengan pemerintahan pusat dan pihak – pihak terkait lainnya,” papar Faedullah.

Kata dia, dalam pertemuan juga disepakati rencana kerja tindak lanjut (RKTL) gerakan menolak penambangan di wilayah regional Gunung Gede. “Sepenuhnya gerakan ini didukung seluruh peserta rapat yang hadir pada hari ini, dan akan kami lakukan secara berkesinambungan,” pungkasnya. (hasidi-L1N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *