Pilkada Cilegon, Muhriji: Jangan Ragukan Netralitas Lurah

CILEGON,LOCALNEWS.CO.ID- Ketua Paguyuban Lurah se-Kota Cilegon, Muhriji, meminta semua pihak untuk tidak meragukan netralitasnya sebagai aparatur sipil negara (ASN), menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini. Kata Muhriji, sebagai ASN pihaknya sudah dibingkai dalam aturan untuk tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis. “Kami yakin seluruh lurah sudah cerdas dalam mengikuti Pilkada 2020 ini, dan akan menempatkan diri pada posisi sesuai aturan. Karena ASN tidak bisa di bawah dalam ranah politik,” ungkap Muhriji, saat ditemui LocalNews.co.id, di ruang kerjanya, Senin (14/9/2020).

Menurutnya, keharusan bersikap netral sudah tertuang dalam sejumlah aturan larangan ASN berpolitik, yakni Undang-undang Nomor 5 tahun 2014, tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (PNS). Undang-undang Nomor 10 tahun 2016. Selanjutnya ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2004 dan PP Nomor 53 tahun 2010.

“Kita ada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang bersifat netral sehingga dapat mengeluarkan sanksi – sanksi sesuai dengan kewenangannya. Dan seluruh lurah di Kota Cilegon sudah memahami hal itu,” tegasnya. Kendati demikian kata dia, secara pribadi setiap lurah memiliki hak konstitusi.

Muhriji meyakinkan pada semua calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon untuk tidak meragukan netralitasnya. “Kami juga mengajak seluruh lurah agar bersikap netral sebagai ASN sehingga Pemilukada 2020 lebih berkualitas. Kita dorong agar partisipasi Pilkada ini lebih baik, lebih bagus, sering – sering konsultasi dengan Bawaslu atau KPU. Jangan sampai niatan baik kita di mata masyarakat maupun penyelenggara pemilu, justru kita menjadi salah,” jelasnya. (hasidi-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *