PMAG Cilegon Minta Lahan Nelayan Masuk RPJMD 2021-2026

CILEGON,LOCALNEWS.CO.ID- Persatuan Masyarakat Asli Gusuran (PMAG) mendesak Walikota dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon memasukan kepastian lahan nelayan tempat sandar dalam program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

Ketua PMAG Sunardi mengatakan, bersama 700 anggotanya ingin memastikan bahwa kebijakan Wali kota dan Wakil Wali kota Cilegon Helldy- Sanuji, berpihak kepada nelayan. “Kami ingin kepastian, apakah wali kota baru ini mau tidak mendengarkan aspirasi kami dan pro atau tidak kepada kaum nelayan yang selama ini diabaikan. Tidak ada kepastian terkait fasilitas seperti pelabuhan nelayan dan yang lainnya, apalagi saya mendengar bahwa program RPJMD akan dibahas tanggal 28-29 Mei 2021 ini,” jelas Sunardi, Kamis (20/5/2021) malam.

Sunardi secara tegas menagih dan mendesak janji politik pasangan Helldy-Sanuji sebagai capaian visi misi yang dituangkan dalam program RPJMD 2021-2026, terutama masalah kepastian dimasukkannya lahan tambat nelayan dalam RPJMD tersebut.

Kata Sunardi, lokasi sandar nelayan dan tempat pelelangan ikan, sesuai wilayah kecamatan seperti Kecamatan Citangkil, Ciwandan, Grogol, dan Kecamatan Pulomerak. (hasidi-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *