Reses Dewan Golkar DPRD Kabupaten Serang Mawardi, Warga Bojonegara Keluhkan Sekolah Rusak

BOJONEGARA,LOCALNEWS.CO.ID- Masyarakat Desa Pakuncen dan Mekarjaya, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, mendesak segera dibangun atau dilakukan rehabilitasi  fasilitas sekolah di wilayah mereka yang mengalami kerusakan dan tidak layak  pakai. Lainnya adalah pembangunan jalan, penerangan jalan umum, dan peningkatan kesejahteraan guru PAUD. Hal tersebut disampaikan warga kepada anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Serang, Mawardi, saat melakukan reses,  di Desa, Pakuncen dan Mekarjaya, Bojonegara, Rabu (24/2/2021). “Dari kondisi yang ada sejumlah sekolah butuh dilakukan renovasi, madrasah ibtidaiyah (MI) ada dua, PAUD ada dua, madrasah tsanawiah (MTs) satu, dan bangunan sekolah dasar (SD) satu,” kata Suganda, salah satu peserta reses, yang diamini warga lainnya.

Suganda yang berprofesi sebagai guru ini meminta pemerintah untuk memerhatikan pembangunan beberapa fasilitas sekolah di wilayahnya. “Mudah- mudahan yang rusak bisa segera direnovasi,” harapnya.

Keluhan serupa disampaikan Rahmani, warga lainnya, yang berharap segera dilakukan perbaikan jalan. “Saya berharap pemerintah juga memerhatikan pembangunan jalan di tempat kami ini,” keluh Rahmani.

Kesempatan yang sama Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Bojonegara, Athoulloh mengatakan, pihaknya akan terus mengawal dan memberikan fasilitas kepada masyarakat jika ingin menyampaikan aspirasi mereka. “KIM sebagai wadah penyampaian aspirasi siap mengawal dan mengantarkan aspirasi masyarakat, kami juga tadi mempertanyakan terkait perkembangan sinyal yang sudah lima bulan diupayakan oleh pemerintah, sampai saat ini belum ada kelanjutan,” terangnya. “Kami berharap kepada anggota dewan pada reses ini, lebih memerhatikan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik lagi,” sambungnya.

Menanggapi keluhan konstituennya, Mawardi mengungkapkan, bahwa apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan diteruskan kepada pimpinan dewan dan selanjutnya akan direkomendasikan ke pemerintah daerah. “Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD per tiga bulan untuk turun ke Dapil masing-masing bertemu konstituen untuk menjaring informasi, karenanya apa yang menjadi aspirasi masyarakat sudah menjadi tugas kami untuk mengawal ke pemerintah daerah,” ungkap Mawardi. (ihsan-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *