Tingkatkan Kualitas SDM Hotel dan Restoran, Pariwisata di Banten Jangan Lesu

SERANG,LOCALNEWS.CO.ID- Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi Hospitality Cakrawala Indonesia (LSP HCI) menggelar kegiatan Uji Kompetensi Sektor Pariwisata Bidang Hotel dan Restoran, di Hotel Dewiza, Kota Serang, Selasa (9/3/2021). Hadir Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten M. Agus Setiawan dan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten GS Ashok Khumar.

Kegiatan yang difasilitasi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI ini, diikuti 100 peserta yang dibagi dua sesi yakni sesi pertama 50 peserta dan sesi kedua 50 peserta perwakilan hotel dan restoran se- Provinsi Banten. Rencananya kegiatan serupa juga akan digelar di Kota Cilegon. “Mudah – mudahan Provinsi Banten bisa memberikan kontribusi maksimal terhadap industri pariwisata khususnya untuk peningkatan standardisasi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam peningkatan standar nasional maupun internasional,” jelas Ketua Badan Pelaksana Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Adi Setiawan.

Setidaknya kata Adi, sejak tiga tahun lalu, pihaknya sudah mensertifikasi 1.500 peserta dari target 2.000 peserta di Banten. “Semoga kita masih diberikan alokasi lagi oleh Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan SDM di Banten,” harapnya.

Sementara, M. Agus Setiawan mengatakan, meningkatkan SDM pariwisata lebih spesifik pada hotel dan restoran terutama di masa pandemi Covid-19, agar dunia pariwisata tidak boleh lesu, harus tetap semangat dalam meningkatkan kualitas pelayanan, terpenting adalah tetap optimistis.

Kata dia, pada tahun 2020 kunjungan wisata di Banten mencapai 18 juta wisatawan dari target 16 juta, sementara pada tahun 2019 kunjungan mencapai 19 juta kunjungan. “Investasi juga masih ada yang optimistis, seperti halnya Hotel Dewiza yang buka di masa pandemi dan kualitasnya melebihi standar CHSI,” paparnya.

Ia berharap dari kegiatan uji kompetensi ini SDM pariwisata dan hotel semakin profesional dan berkualitas.

Salah satu peserta, Rut Desi dari Novotel Tangerang mengatakan, sebagai perwakilan insan pariwisata merasakan manfaat adanya uji kompetensi pariwisata. “Kegiatan ini berguna banget untuk meningkatkan dunia pariwisata dan ke depannya menjadi lebih baik lagi kondisinya. Semoga industri pariwisata semakin berkembang apalagi di masa pandemi Covid-19 ini. Semoga keadaan lekas membaik jadi pariwisata kembali normal lagi kita kehilangan banyak tamu karena semua serba dibatasi,” beber Rut Desi. (hasidi-LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *