Usai Kota Serang Fair 2018, Produk Industri Kreatif dan UMKM Harus Makin Dikenal

SERANG,LOCAL1NEWS.ID- Setelah berlangsung lima hari sejak tanggal 30 Agustus, secara resmi Kota Serang Fair 2018 resmi ditutup Asda I Pemkot Serang Nanang Saefudin, Senin (3/9/2018). Diketahui selama berlangsungnya acara membukukan nilai transaksi sebesar Rp 9 miliar atau melebihi target dari Rp 7 miliar.

Sebanyak 165 stand ikut pada kegiatan tersebut dan menampilkan berbagai macam pelayanan dan produk unggulan masing-masing. Hadir juga stand dari luar daerah seperti Lombok, Kalimantan Tengah, Jogjakarta, Kalimantan Selatan, Aceh, dan Lampung.

Adanya keikutsertaan peserta dari Lombok, mengundang rasa kemanusiaan seluruh peserta stand hingga akhirnya mendirikan posko Peduli Lombok yang dikoordinir Dompet Dhuafa Banten di lokasi kegiatan Kota Serang Fair 2018 dan terkumpul dana sebesar Rp 7,3 juta.

Selain mendirikan posko peduli lombok, Dompet Dhuafa juga memberikan beberapa pelayanan gratis seperti pengecekan mata (plus/minus), dan screening mata katarak gratis bekerja sama dengan RS Mata Achmad Wardi BWI-Dompet Dhuafa. Tercatat lebih dari 100 pengunjung di Kota Serang Fair telah melakukan pemerikasaan mata di stand Dompet Dhuafa Banten.

PMI Kota Serang juga turut memberikan pelayanan gratis berupa cek gula darah, cek kolesterol, cek asam urat, cek golongan darah, dan aksi donor darah.

Sementara, Dinas Pertanian Kota Serang menggelar Pasar Tani dengan mendirikan sebanyak 15 stand diikuti masing-masing bidang, mulai dari bidang perkebunan, bidang pertanian, bidang peternakan,  bidang ketahanan pangan, bidang perikanan, dan kontak tani nelayan andalan (KTNA).

Di luar stand Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ada juga stand otomotif seperti PT MS Kemakmuran Cabang Serang, Sidodadi Motor, dan Adira Finance. Untuk stand Perbankan diisi oleh Bank Jabar Banten (BJB) dan Bank Banten. Hadir stand pasar murah dari Disdaginkop UKM, Warung TPID, hingga stand dari clothing lokal seperti ZTFF (Zero Two Five Four) yang menggelar up to sale hingga 50% selama pameran berlangsung.

Asda I Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, setiap event di luar daerah, pihaknya selalu mengirimkan duta-duta terbaik, yang diharapkan mampu mempromosikan kearifan lokal. “Pelaksanaan pameran Kota Serang Fair 2018 merupakan rangkaian acara pelaksanaan kegiatan HUT Kota Serang. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Forkopimda, OPD, kecamatan, kelurahan, khususnya kepada Kadisperdaginkop yang telah mendukung menyukseskan rangkaian acara,” paparnya.

Pihaknya berharap, sarana produk industri kreatif dan UKM Kota Serang agar dikenal secara luas dan dapat tampil pada event provinsi dan nasional. “Kami juga berharap pelaku usaha besar dapat membantu menjadi bapak asuh untuk UMKM Kota Serang, begitu pula perbankan agar dapat memberikan modal,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan stand-stand yang berhasil menjadi juara di ajang Serang Fair 2018.

Adapun stand tersebut di antaranya :

Kategori Pelayanan Publik

  1. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
  2. Dinas Kesehatan
  3. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana

Kategori Informasi Publik

  1. Dinas Komunikasi dan Informasi
  2. Dinas Koperasi Provinsi Banten
  3. DPMPTSP

Kategori Instansi Vertikal

  1. Balai Pengawasan Obat dan Makanan
  2. Dekranasda Kota Serang
  3. Kodim 0602/Serang

Kategori Kecamatan

  1. Kecamatan Taktakan
  2. Kecamatan Serang
  3. Kecamatan Cipocok

Kategori BUMN/BUMD/Perbankan/Swasta

  1. Bank BJB
  2. PT Mulus Tulus (Bright Gas)
  3. Bank Banten

Di akhir kegiatan, dilaksanakan pembagian doorprize dengan berbagai macam hadiah menarik dan pengundian hadiah utama (grand prize) berupa 1 unit sepeda motor. Acara ditutup penampilan group musik Goliath. (*/aka-L1N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *